KISAH
CINTAKU
Cinta
adalah pemotivasi dan pemicu untuk mau melakukan hal yang biasanya dianggap
tidak mungkin menjadi mungkin. Cinta menawarkan kebahagiaan bagi orang yang
mengalaminya dengan konsekuensi adanya cemburu yang tidak beralasan dan tidak
rasional. Cinta memang tidak logis dan rasional. Cinta mampu membuat orang
menjadi gila dan diluar batas sadarnya. Allah karuniakan cinta kepada setiap
makhluknya baik untuk cinta kepada-Nya maupun cinta kepada makhluknya. Memang
indah apa yang disebut cinta. Setiap orang punya cinta yang terkadang terdapat
persaingan di dalamnnya untuk mendapatkan balasan yang sama atas apa yang telah
dikorbankannya. Akan tetapi tidak semua terjadi seperti harapan dan keinginan
orang yang sedang jatuh cinta. Ada yang cintanya berbalasa dan ada yang menelan
kekecewaan karena cinta. Cinta memang sulit dipahami, datang tanpa memandang
dan hilang bagai badai. Tapi banyak yang mengartikan cinta hanya secara
dangkal, tanpa memahami harfiah dari sebuah ketulusan cinta. Suka bukanlah cinta
tetapi pernayataan kekaguman belaka. Cinta bukan karena fisik, harta, maupun
keelokan yang bukan pada tempatnya. Akan tetapi, cinta itu karena hati. Saat
telah memahami ketulusan cinta dalam hati maka itulah cinta yang diturunkan
Allah pada hamban-Nya. Seorang hamba hanya punya satu cinta untuk sesamannya
yang akan mengantarkannya memenuhi perintah Rasulallah. Ketika seorang hamba
bersi keras menemukan cintanya maka cinta itu akan semakin tersembunyi.
Sehingga janganlah menuntut untuk secepatnya dipertemukan oleh sang belahan
jiwa. Karena bukan jiwa ini yang menemukan cinta, tetapi cinta yang menemukan
jiwa ini atas izin dan karunia-Nya.
Hanya
kata maaf yang mungkin dapat jiwa ini katakan saat melihat banyak hati harus
tersayat tipis. Bukan karena jiwa ini jahat dan tidak menghargai cinta kalian
tetapi jiwa ini tidak mau salah masuk ke cinta yang bukan sebenarnya milik jiwa
ini. Sesungguhnya selama ini saya telah tahu apa mau dan maksud kalian tetapi
saya tidak mau salah masuk ke hati yang bukan belahan jiwa yang digariskan
Allah padaku. Saya bahagia melihat kalian bisa bahagia dengan orang lain selain
saya. Karena mungkin itu jalan terbaik untuk kalian. Jiwa ini hanya mampu
mendoakan kalian agar kalian bahagia dengan pasangan jiwa kalian masing-masing
agar dapat menutup luka yang pernah tersayat. Biarkan diri ini sendiri karena
saya tidak mencari cinta tetapi takdir Allah lah yang nantinya akan
mempertemukan saya dengan sang belahan jiwa.
Jikalau
sekarang kalian belum bisa menggantikan rasa itu, saya berdoa agar kalian
dipertemukan dengan orang yang lebih baik daripadaku. Karena saya bukanlah yang
terbaik untuk kalian. Beruntung rasanya bisa merasakan perasaan kalian padaku.
Saya hanya hamba-Nya yang berserah diri dan tidak punya kuasa apapun atas
perasaan kalian padaku. Bahagia memang rasanya melihat kalian bahagia tetapi
saya tidak suka kalian bahagia dengan mengorbankan orang lain untuk terluka dan
menggantikan posisi kalian sebelumnya.
Kalian
unik dan punya karisma tersendiri, tetapi saya hanya mampu menilai bukan untuk
menerima. Saya masih suka sendiri dan menikmati segala anugerah dari Allah.
Jangan pernah memaksa karena pemaksaan itu adalah ciri ketidaksabaran dan
ketulusan yang berarti mengindikasikan bahwa itu semua bukanlah harfiah dari
sebuah cinta. Cinta tidak lain adalah sebuah ketulusan, yang mampu menerima
kekurangan tanpa mellihat kelebihan dan mampu membuat sang pasangan belahan
jiwa lebih mendalami harfiah dari penciptaannya. Cinta adalah kesucian yang
pantas dan wajib dijaga kesuciaannya. Sehingga cinta bukan alasan terjadinya
maksiat yang menyesatkan dan membuat belahan jiwa jauh dari Allah Yang Maha
Kuasa. Cinta merupakan anugrah yang indah dari-Nya jika telah menemukan apa
yang dinamakan harfiah cinta yang sesungguhnya.
No comments:
Post a Comment