API YANG TIDAK AKAN PADAM
Semangat, ambisi, dan impian
merupakan hal yang menjadi penyemangat jiwa sang petualang kehidupan, selalu
menatap semuanya dengan senyuman. Selalu ceria dalam menjalani semua hal yang
menyapa dalam kehidupan yang seingkat ini. Semangat yang berkobar dalam jiwanya
mengalahkan seluruh hal yang mampu menyayat dirinya, sehingga kehidupan dia
bagaikan sang pemulung yang tidak pernah mengenal kata lelah dalam mencari
untuk menyambung kehidupannya di hari esok.
Keceriaan selalu tampak di wajah
turus yang tampak lelah dalam menjalani kehidupan. Senyum itu kekal tersungging
di kanvas putih wajah yang selalu bersinar terang. Partikel kecil yang terdapat
dalam tubuhnya tidak dapat memahami apa yang dilakukannya dalam menghadapi
kehidupan ini. Partikel itu semakin membesar dan ikut hidup serta berkembang
dalam badannya. Badan turus yang selalu bersemangat dalam menghadapi seluruh
peristiwa di muka bumi ini. Raga turus yang tumbuh menjadi seorang yang dewasa
tidak menyadari apa yang sebenarnya tumbuh dalam badannya. Semua berkembang
sampai titik yang menyebabkan semua tabir terbuka lebar. Tabir identitas
partikel yang ikut tumbuh dalam ragamnya telah menguak seluruh misteri yang
terpendam selama ini. Misteri yang membuat seluruh siang dan malam habis untuk
mempikirkan apa identitas diri dari partikel itu.
Hujan mengalir deras melalui seluruh
mata yang menatap dan mengetahui identitas partikel yang tersembunyi tersebut.
Walaupun hujan mengalir dengan derasnya, masih tersisa percikan api yang mampu
membakar seluruh jiwa yang mengenali identitas pasti dari sang pemilik raga
turus itu. Api yang tidak akan lekang dimakan oleh waktu yang terus berjalan
tanpa memperdulikan apapun yang terjadi di muka bumi ini. Penyesalah adalah
dampak dari semua keegoisan diri yang selalu mengabaikan pertumbuhan partikel
yang bersarang di tubuh. Partikel itu tidak pernah menyatakan bahwa dirinya
akan menganggu dan meluluhlantakkan semuanya.
Senyum yang selalu terkembang di
atas kanvas putih itu selalu mengingatkan akan bintang yang selalu bersinar di
tengah kegelapan malam. Bintang yang tidak pernah lelah mengunjungi kegelapan
malam dan tidak peduli ada atau tidaknya bintang lain di sekelilingnya. Bintang
kecil yang berada di langit yang selalu bersinar terang dan selalu menghiasi
indahnya kegelapan malam. Semua yang terjadi adalah kehendak dan karunia-Nya.
Mutiara kehidupan yang terindah tersimpan dalam setiap hal yang bergulir dalam
kehidupan.
Api yang selalu menggelora adalah
jiwa dari raga yang selalu bersemangat untuk meraih impian. Parikel itu
hanyalah ujian kehidupan yang menjadi warna untuk menambah goresan kanvas putih
kehidupan. Warna merupakan hal yang mampu menambah keindahan. Tetapi warna
dapat dihilangkan dengan penghapus warna. Semua yang tergoreskan pasti memliki
penghapus. Hal yang perlu dicari adalah identitas penghapus yang mampu
menghapus warna yang tergoreskan di atas kanvas putih. Pencarian sang penghapus
warna merupakan salah satu bagian dari proses pendewasaan dan penumbuhan
kearifan dalam menjalani kehidupan. Proses pencarian memang tidak semudah air
yang berpindah di atas daun kelor. Semua butuh proses, dan semua yang melewati
proses dengan baik akan memperoleh hasil yang terbaik. Sepasang mata memandang
cermin kehidupan yang dialami dan terlihat sebaris kata yang berbunyi “ini
bukanlah akhir dari segalanya, tetapi ini merupakan awal dari segalanya”. Api
harus tetap dijaga agar raga dapat terus hidup di tengah kehidupan yang dinamis
dan dinamika yang berada di dalamnya.
Buah Karya:
Hardianti Muthia Achas ( 2 Juli 2014)
No comments:
Post a Comment