Saturday, July 5, 2014

MERPATI PALSU
            Kesetiaan merupakan awal terjalinnya kepercayaan, dan kepercayaan merupakan tingkatan penghargaan antar insan dalam kehidupan. Selalu banyak bunga yang indah sepanjang jalan taman bunga. Tetapi hanya ada satu bunga yang akan terus mempesona sukma, yaitu bunga yang telah dipilih dan dirawat dengan sepenuh hati. Bunga yang selalu tampak mempesona bukanlah bunga yang selalu diganti setiap ada bunga yang lebih indah darinya. Selalu ada yang lebih indah atas bunga terpilih dan pasti akan ada aroma yang lebih mempesona sukma seiring dengan berjalannya sang waktu, tetapi hanya ada kesetiaan untuk mempertahankan keelokan sang bunga terpilih.
            Pengembara kehausan yang penuh dengan keletihan mencari danau penyejuk jiwa yang mampu menenangkan sukma. Danau sejuk yang memikat hati siapa pun yang memandangnya, danau tempat bermuara yang sebenarnya. Tetapi danau selalu tahu mana pengembara yang tulus ingin benar-benar melepas dahaga kehidupan dan pengembara yang hanya singgah sesaat. Danau selalu mendambakan pengembara yang rela menghabiskan sang waktu untuk menemani kesendirian dengan kesetiaan dan ketulusan.
            Merpati selalu pulang pada tempat yang tepat dan selalu setia pada pilihan yang sudah ditetapkan. Seputih warna merpati yang mengambarkan ketulusan dan kesucian. Tetapi bukanlah seekor merpati yang mampu beralih pada merpati lain saat merpati yang setia bersamanya pergi. Karena seekor merpati yang sesungguhnya merupakan merpati yang menatap lurus kehidupan dan tidak mudah beralih dalam pilihannya.
            Merpati putih terbang tinggi melambung di langit dan menghiasi birunya langit. Tebarkan warna putih yang menjadi simbol kesucian. Kesucian yang menyatu dengan ketulusan yang menghiasi kesetiaan. Bukanlah seekor merpati yang tidak diiringi kesucian, ketulusan, dan kesetiaan. Merpati akan selalu menjadi merpati, dan kamuflase dari sosok yang menyerupai merpati akan selamanya seperti itu. Tidak akan pernah ada titik pertemuan yang mengambarkan adanya keidentikan merpati yang sebenarnya denga sosok yang datang meyerupai merpati.
            Merpati hanya akan bersama pilihan awal yang diiringi ketetapan yang dipilihnya, dan bukanlah seekor merpati yang selalu memperbaiki pilihannya seiring berjalannya sang waktu. Merpati tidak pernah menyesal dengan pilihannya dan tidak akan pernah menyalahkan pilihan yang telah ditentukan. Banyak pilihan yang ditawarkan, tetapi merpati merupakan hewan yang setia dan selalu kokoh dalam mempertahankan pilihannya.
            Dunia kaya akan berbagai warna yang mempesona sukma. Merpati tidak mengenal kata prinsip dan komitmen, tetapi merpati selalu mengikuti naluri suci yang datang dari-Nya. Naluri suci yang datang hanya datang dari sisi-Nya, sisi pemilik kesucian yang Mahasuci. Bukanlah kesucian yang direkayasa agar terlihat suci.
            Mutiara kehidupan yang selalu bersinar terang di sepanjang kehidupan selalu lebih indah jika dihiasi dengan ketulusan, kesucian, dan kesetiaan. Mutiara yang jernih dan mempesona sukma. Mutiara suci yang tidak pernah meyisakan kepalsuan walaupun itu sebesar titik hitam di ataas kertas putih. Kehidupan yang penuh warna akan menghasilkan keindahan yang tidak akan pernah terganti jika dihiasi oleh mutiara yang selalu bersinar terang walaupun dalam gelapnya malam.





No comments:

Post a Comment